BANTUL — Memasuki usia ke-44 tahun, MTs Muhammadiyah Kasihan kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul, berkarakter Islami, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Komitmen tersebut tercermin dalam rangkaian peringatan Milad ke-44 yang salah satunya diwujudkan melalui Pengajian Akbar pada Sabtu (1/8) malam.
Mengangkat tema “44 Tahun Madsaka Menyiapkan Pemimpin Bangsa”, kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar MTs Muhammadiyah Kasihan untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan nilai-nilai keislaman, serta mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar madrasah.
Pengajian Akbar tersebut dihadiri keluarga besar MTs Muhammadiyah Kasihan, masyarakat sekitar, tokoh-tokoh Muhammadiyah, serta sejumlah tamu undangan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara madrasah, masyarakat, Persyarikatan Muhammadiyah, dan para mitra pendidikan.
Melalui tema milad yang diusung, madrasah ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepemimpinan. MTs Muhammadiyah Kasihan berupaya membekali peserta didik dengan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, prestasi, serta kemampuan untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat dan bangsa.
Apresiasi untuk Guru dan Kepala Madrasah Terdahulu
Rangkaian Milad ke-44 tidak hanya diisi dengan kegiatan pengajian. Pada kesempatan tersebut, MTs Muhammadiyah Kasihan juga memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan (tendik) yang dinilai memiliki prestasi dan kontribusi dalam memajukan madrasah.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan pengabdian para guru serta tenaga kependidikan. Peran mereka dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus membawa MTs Muhammadiyah Kasihan terus berkembang.
Selain itu, madrasah juga memberikan tali asih kepada para kepala madrasah terdahulu. Pemberian tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus ungkapan terima kasih atas jasa dan perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi serta turut mengantarkan MTs Muhammadiyah Kasihan hingga mampu bertahan dan berkembang selama 44 tahun.
Nuansa perayaan semakin meriah dengan ditayangkannya video ucapan selamat Milad dari berbagai tokoh dan lembaga. Ucapan tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, hingga sejumlah mitra pendidikan.
Sejumlah tokoh yang turut menyampaikan ucapan selamat di antaranya Bupati Bantul, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Pimpinan Pusat Nasyiatul 'Aisyiyah, Direktur Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Rektor Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping, Deputi Badan Gizi Nasional, Ketua PCM Kasihan, Ketua PRM Bangunjiwo Barat, Ketua K2MTs Bantul, para pengawas madrasah, serta sejumlah tokoh dan lembaga lainnya.
Beragam ucapan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap perjalanan MTs Muhammadiyah Kasihan. Selain itu, ucapan dan doa yang disampaikan diharapkan semakin menguatkan langkah madrasah untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkemajuan, dan mampu melahirkan generasi yang memiliki akhlak serta kepemimpinan.
Bagikan 70 Paket Sembako
Semangat Milad ke-44 juga diwujudkan melalui kegiatan sosial. Sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, MTs Muhammadiyah Kasihan melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan 70 paket sembako kepada warga sekitar dan siswa yatim piatu.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap masyarakat. Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, momentum milad dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di kalangan warga madrasah.
Rangkaian kegiatan mulai dari Pengajian Akbar, pemberian penghargaan kepada guru dan tendik berprestasi, tali asih bagi kepala madrasah terdahulu, hingga bakti sosial menjadi gambaran perjalanan MTs Muhammadiyah Kasihan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Di usia yang ke-44 tahun, MTs Muhammadiyah Kasihan bertekad untuk terus melakukan peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik. Madrasah juga berkomitmen membangun generasi yang berilmu, berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan kepemimpinan.
Dengan dukungan orang tua, masyarakat, Persyarikatan Muhammadiyah, dan berbagai mitra pendidikan, MTs Muhammadiyah Kasihan berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam menyiapkan generasi masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi agama, masyarakat, dan bangsa.