← Semua Artikel

Dari Ruang UKS ke Layanan Kesehatan yang Lebih Terarah, MTs Muhammadiyah Kasihan Gandeng Prodi Keperawatan UMY

Oleh Admin Madrasah

Dari Ruang UKS ke Layanan Kesehatan yang Lebih Terarah, MTs Muhammadiyah Kasihan Gandeng Prodi Keperawatan UMY

MTs Muhammadiyah Kasihan mulai memperkuat tata kelola UKS melalui kolaborasi dengan Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kolaborasi ini diwujudkan melalui praktik magang 10 mahasiswa keperawatan selama tiga pekan di lingkungan madrasah. Selain membantu pengelolaan UKS yang baru selesai dibangun, mahasiswa juga akan terlibat dalam edukasi hidup sehat, administrasi layanan kesehatan, serta penyusunan program UKS

BANTUL — Ruang UKS yang baru selesai direnovasi menjadi awal langkah baru bagi MTs Muhammadiyah Kasihan untuk membenahi layanan kesehatan di lingkungan madrasah. Tak hanya menyiapkan ruang secara fisik, madrasah juga mulai memperkuat pengelolaan UKS melalui kolaborasi dengan Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program praktik magang mahasiswa keperawatan UMY selama tiga pekan di MTs Muhammadiyah Kasihan. Sebanyak 10 mahasiswa akan terlibat langsung dalam pengembangan berbagai kegiatan UKS sekaligus membantu madrasah membangun sistem layanan kesehatan yang lebih tertata.

Program magang resmi dibuka pada Senin (4/5) pukul 08.00 WIB di Laboratorium IPA MTs Muhammadiyah Kasihan. Kegiatan pembukaan dihadiri dosen Prodi Keperawatan UMY, Nopryan Ekadinata, S.Kep., Ns., MPH., Ph.D., bersama 10 mahasiswa peserta magang. Hadir pula Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, bendahara madrasah, serta sejumlah guru.

Kepala MTs Muhammadiyah Kasihan, Dr. Ridwan Furqoni, M.P.I., mengatakan penguatan tata kelola UKS menjadi bagian penting dari upaya madrasah menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi peserta didik.

Menurutnya, keberadaan ruang UKS yang baru saja selesai direnovasi perlu diikuti dengan pengelolaan yang baik agar fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi ruangan, tetapi benar-benar dapat memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan siswa.

“Setelah ruangnya selesai, tentu yang perlu dipikirkan berikutnya adalah bagaimana UKS ini bisa dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga madrasah,” ujarnya.

Selama menjalani magang, mahasiswa Keperawatan UMY akan ikut terlibat dalam sejumlah kegiatan. Mulai dari penyusunan program kesehatan, edukasi mengenai pola hidup sehat, penataan administrasi layanan kesehatan sekolah, hingga pendampingan dalam membangun tata kelola UKS yang lebih sistematis.

Keterlibatan mahasiswa juga diharapkan membawa ide dan cara-cara baru dalam pengembangan layanan kesehatan di madrasah. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di lingkungan pendidikan.

Prodi Keperawatan UMY menyambut baik kerja sama tersebut. Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, program ini juga menjadi bentuk sinergi antar-Amal Usaha Muhammadiyah yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak.

Pembukaan program magang berlangsung dengan suasana penuh antusiasme. Kolaborasi antara MTs Muhammadiyah Kasihan dan Prodi Keperawatan UMY ini menjadi langkah awal untuk membangun pengelolaan UKS yang tidak hanya lebih rapi secara administrasi, tetapi juga mampu mendukung terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan madrasah.